Mengajari anak soal seksual bukan berarti mendorongnya berpikir negatif, namun hal semacam ini cukup penting agar kedepannya anak kita terhindar dari kasus pelecehan. Seperti yang kita tahu, saat ini sudah banyak kasus yang berbau seksual karena kurangnya perhatian dari orang tua maupun pembimbing sekitar.
Tidak peduli anak perempuan atau laki-laki, pelecahan seksual bisa menyerang siapa saja. Oleh sebab itu, pentingnya edukasi seksual anak sejak dini agar kedepannya anak kita bisa menghindari langkah awal pelecehan. Pada peluang kali ini, sexualharassmentinaustralia.org mencoba untuk memberikan ulasan seberapa penting dan bagaimana cara paling baik mengajari anak untuk menjaga bagian tubuh agar tidak sembarang dijamah orang.
Langkah Awal Mengajari Anak Soal Seksual
Indonesia menjadi salah satu negara paling tabu soal seksual , karena pada umur tertentu sangat dilarang untuk mengetahui kegiatan berbau seksual. Padahal, sejak anak umur 3 – 4 tahun harus diajarkan bagian dasar supaya tidak mudah terkena pelecehan seksual. Berikut adalah langkah awal cara memberitahu anak soal bagian tubuh yang benar-benar tidak boleh disentuh sembarang orang.
1. Area Sensitif
Ada beberapa bagian tubuh anak yang tidak boleh disentuh orang lain tanpa izin dirinya sendiri maupun orang tua, yakni mulai dari bibir, mulut, dada, kemaluan hingga pantat. Secara psikis mungkin anak tidak akan merespon, tapi orang tua harus mengajarinya cara menolak area tersebut disentuh langsung. Bahkan orang tua sendiri juga harus meminta izin dari anak itu sendiri karena ia akan terbiasa dengan hal semacam itu.
Maksudnya, apabila ada orang yang ingin menyentuh area sensitif tersebut maka responnya ‘ MENOLAK‘. Beri tahu anak apabila area sensitif ini harus disentuh berdasarkan izin dirinya dan harus berani berkata TIDAK apabila sentuhan dilakukan tanpa alasan.
2. Berani Menolak Sentuhan Orang tidak Dikenal
Mungkin orang tua akan senang apabila anaknya bisa akrab dan friendly ke orang lain. Namun dibalik itu semua harus tetap waspada, dengan kata lain sebagai orang tua kita harus mendidik anak untuk menolak sentuhan langsung dari orang tak dikenal.
Perlu diingat, kasus pelecahan sekarang bukan hanya berdampak bagi anak perempuan saja. Anak laki-laki juga perlu diajari untuk berani menolak orang lain untuk menyentuhnya dengan atau tanpa alasan apapun. Karena sepenuhnya anak kita harus punya hak atas boleh atau tidaknya orang bersentuhan. Hal semacam ini cukup penting diajarkan, karena ada masanya anak kita berada diluar pengawasan kita.
3. Kasih Alasan yang Berkesan
Berikan asalan yang berkesan untuk anak, bahwa mengajari soal seksual seperti itu adalah bagian penting. Jelaskan bahwa hal ini menjadi alasan orang lebih sehat, sejahtera dan bermatabat dalam perlindungan diri. Tanamkan sisi positif dalam melindungi diri dalam masa pertumbuhannya, untuk membawa mekanisme sosial terbaik.
Meskipun sering dianggap tabu, pendidikan seksual penting untuk mencegah perilaku dan kejahatan seksual. Pendidikan ini membantu melindungi anak dengan memberi pemahaman tentang gender, batasan, tubuh, dan konsekuensi tindakan tidak bertanggung jawab.
Kenapa Mengajari Anak Soal Seksual Penting Ditanamkan Sejak Dini?
Sebenarnya edukasi tentang seks sangat penting ditanamkan kepada anak-anak, terutama pada usia dini. Hal ini diperlukan agar anak-anak kita mengetahui tentang perilaku seksual yang sehat dan bertujuan untuk mencegah terjadinya pelecehan terhadap anak.
Jangan sampai anak keburu mendapatkan informasi yang kurang baik seputar seks dari sumber yang tidak dapat dipercaya, seperti dari teman sebaya ataupun sosial media. Jelaskan informasi yang akurat dan relevan kepada anak, sehingga mereka dapat membuat keputusan yang bertanggung jawab mengenai tubuhnya sendiri.

